PAM Bukan Lagi Kemewahan, Justru Kebutuhan Mendesak Bagi UKM Asia Pasifik

Dalam lanskap digital Asia Pasifik (APAC) yang berkembang pesat, ancaman siber tidak lagi hanya menyasar perusahaan besar. Usaha Kecil dan Menengah (UKM) kini menjadi target utama para peretas, dan dalam menghadapi tantangan ini, Privileged Access Management (PAM) muncul sebagai solusi krusial yang tak kalah pentingnya bagi UKM dibandingkan korporasi multinasional.

Menurut Takanori Nishiyama, SVP APAC & Japan Country Manager di Keeper Security, persepsi bahwa PAM hanya dirancang untuk perusahaan besar adalah sebuah kesalahpahaman. Sebaliknya, PAM adalah lapisan pertahanan penting bagi UKM di seluruh APAC untuk melindungi data sensitif, menjaga kepatuhan, dan memastikan kelangsungan bisnis.

Memahami Privileged Access Management (PAM)

PAM adalah praktik mengamankan dan mengelola akun-akun dengan izin akses tingkat tinggi, seperti administrator IT, personel DevOps, atau vendor pihak ketiga. Akun-akun ini adalah sasaran utama bagi penjahat siber, dan satu kredensial yang disusupi dapat menyebabkan kerusakan luas, termasuk pelanggaran data, waktu henti, dan kerugian finansial.

UKM di APAC seringkali memiliki tim IT yang lebih ramping dan sumber daya keamanan siber yang lebih sedikit dibandingkan perusahaan besar. Kondisi ini menjadikan mereka target yang menarik bagi penjahat siber yang mencari titik masuk mudah untuk mencuri data, menyebarkan ransomware, atau bergerak secara lateral di dalam jaringan.

Pergeseran yang semakin meningkat menuju lingkungan hybrid dan cloud di antara UKM APAC semakin memperkuat kebutuhan akan PAM, karena lingkungan ini memperkenalkan kompleksitas keamanan baru dan permukaan serangan yang lebih luas.

Penerapan solusi PAM menawarkan berbagai manfaat bagi UKM APAC, melampaui sekadar pertahanan dari ancaman siber yang terus meningkat. Manfaat tersebut meliputi:Penegakan Kebijakan Akses Berhak-Paling-Rendah (Least-Privilege Access): PAM memungkinkan penegakan ketat Prinsip Hak Paling Rendah (PoLP), memastikan bahwa pengguna hanya diberikan akses yang diperlukan untuk peran spesifik mereka. Ini meminimalkan risiko keamanan secara signifikan.

Pemantauan dan Pencatatan Aktivitas Berhak Istimewa: Solusi PAM menyediakan kemampuan pemantauan dan pencatatan yang kuat, termasuk perekaman sesi untuk berbagai jenis koneksi dan jejak audit terperinci yang mencatat aktivitas pengguna. Ini sangat penting untuk memenuhi persyaratan kepatuhan dan bereaksi cepat terhadap aktivitas mencurigakan.

Menjaga Kepatuhan Terhadap Standar Industri: PAM memainkan peran penting dalam membantu bisnis menjaga kepatuhan terhadap standar seperti GDPR, HIPAA, dan PCI-DSS. Jejak audit dan rekaman sesi yang disediakan oleh solusi PAM menawarkan bukti yang tidak dapat disangkal dari upaya kepatuhan.

Author: ch1mebl0g5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *