Amazon Web Services (AWS) resmi mengubah Amazon S3 dari sekadar layanan penyimpanan objek menjadi memori raksasa untuk kecerdasan artifisial.
Senior Vice President Utility Computing AWS, Peter DeSantis, menyebut S3 kini memiliki kemampuan “S3 Vectors”. Teknologi ini memungkinkan penyimpanan dan pencarian miliaran vektor embedding.
Dia menjelaskan vektor merupakan representasi matematis dari data. Mulai dari gambar, audio, atau teks. Vektor ini yang memungkinkan AI memahami dan menemukan hubungan konseptual.
Penerapan vector embedding S3 ini langsung ditunjukkan CEO TwelveLabs, Jae Lee. TwelveLabs merupakan startup yang fokus pada analisis video dengan AI.
“Lalu saya mencari klip di mana Peter membicarakan topik-topik ini, dan sangat mudah bagi saya untuk menemukan dan menonton klip spesifik dari setiap keynote-nya,” lanjut Lee menceritakan kerja vector embedding ini.
Teknologi inilah yang memberdayakan platform seperti ArcXP, anak perusahaan The Washington Post, untuk mengelola dan mempersonalisasi cerita dari arsip video jutaan jam. Editor kini bisa dengan natural language (bahasa perbincangan manusia) mencari “orang menonton peluncuran pesawat ulang-alik dari kejauhan”.